SURABAYA | duta.co β Peran zakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus pembahasan dalam kuliah umum yang digelar di lingkungan Institut Agama Islam YPBWI Surabaya, Selasa 06 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, H. Muhammad Ghofirin, M.Pd., sebagai narasumber. KelasMenulis

Dalam pemaparannya, H. Muhammad Ghofirin menekankan bahwa zakat tidak hanya memiliki fungsi dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan memutus mata rantai kemiskinan.
Ia menyampaikan bahwa sejak dilantik oleh Gubernur Jawa Timur sebagai Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, dirinya memiliki harapan besar agar zakat dapat dikelola secara optimal sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Menurutnya, salah satu langkah penting dalam memutus mata rantai kemiskinan adalah melalui peningkatan kualitas pendidikan. Pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam membuka akses dan kesempatan masyarakat untuk meningkatkan taraf kehidupannya.
βDi antara cara untuk memutus mata rantai kemiskinan adalah dengan meningkatkan pendidikan. Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan,β ungkap H. Muhammad Ghofirin dalam kuliah umum tersebut.
Ia juga mendorong agar pengelolaan zakat diarahkan tidak hanya pada bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga pada program-program pemberdayaan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang. Salah satunya melalui dukungan terhadap pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. DonasiSekarang
Kegiatan kuliah umum tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membuka Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan IAI YPBWI Surabaya. Kehadiran UPZ diharapkan dapat menjadi sarana bagi sivitas akademika dan lingkungan kampus untuk berpartisipasi dalam pengumpulan serta penyaluran zakat secara lebih terorganisir.
Pembentukan UPZ tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat. Dengan adanya UPZ, diharapkan kesadaran masyarakat kampus untuk menunaikan zakat sekaligus berkontribusi dalam program pemberdayaan masyarakat dapat semakin meningkat.
Melalui kuliah umum dan pembukaan UPZ ini, IAI YPBWI Surabaya diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan pengembangan keilmuan, tetapi juga turut berkontribusi dalam membangun kepedulian sosial serta membantu mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui optimalisasi zakat.(*)
https://duta.co/kuliah-umum-bahas-peran-zakat-dalam-peningkatan-kualitas-sumber-daya-manusia